BK Komprehensif

 

A.                Pengertian

 

Bimbingan komprehensif adalah pemberian bantuan kepada peserta didik melalui layanan dasar bimbingan, layanan responsive, layanan perencanaan individual dan dukungan system sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.

 

B. Tujuan

 

Secara umum tujuan dari pola bimbingan 17+ dan bimbingan komprehnsif adalah sama, yaitu membantu peserta didik mengenal bakat , minat , dan kemampuannya, serta memilih dan menyesuaikan diri dengan kesempatan, pendidikan, dan merencanakan karier yang sesuai dengan tuntutan kerja. Secara khusus bertujuan untuk membantu peserta didik agar dapat mencapai tujuan-tujuan perkembangan meliputi aspek pribadi, social, belajar, dan karier. Akan tetapi bimbingan komprehensif juga bertujuan untuk meengembangkan pola 17+ yang ada sekarang.

 

C. Fungsi

  1. Fungsi pemahaman, yaitu fungsi bimbingan yang akan dapat menghasilkan pemahaman tentang diri siswa yang dapat digunakan dalam rangka pengembangan siswa.
  2. Fungsi pencegahan, yaitu fungsi bimbingan yang bermaksud agar siswa tidak mengalami sesuatu kesulitan.
  3. Fungsi penyesuaian, yaitu fungsi bimbingan dalam membantu sisiwa untuk dapat menyesuaikan diri denagn lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.
  4. Fungsi pemecahan, yaitu fungsi bimbingan yang membantu memecahkan masalah dengan cara mengumpulkan data tentang latar belakang timbulnya masalah.

 

D. Layanan dan strategi

 

1.       Layanan dasar bimbingan

 

Layanan dasar bimbingan adalah layanan bimbingan yang bertujuan membantu seluruh siswa mengembangkan perilaku efektif dan meningkatkan ketrampilan-ketrampilan hidupnya. Isi layanan dasar bimbingan sebagai berikut :

a)     Keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME.

b)     Kerja sama dalam kelompok dan .

c)      Peranan soaial laki-laki dan poerempuan .

d)     Penerimaan keadaan diri dan penggunanannya secara efektif.

e)     Pengembangan sikap dan perilaku emosional yang mantap.

f)       Persiapan diri kearah kemandirian ekonomi.

g)     Pemilihan dan persiapan kerja.

h)     Pengembangan sikap positif terhadap perkawinan dan kehidupan berkeluarga.

i)       Pengembangan ketrampilan intelektual dan pemahaman konsep-konsep yang. diperlukan untuk menjadi warga Negara yang baik.

j)       Pengembangan sikap dan perilaku social yang bertanggung jawab.

k)     Pemahaman nilai-nilai dan etika hidup bermasyarakat.

Strategi, teknik, dan manajemen

a)     Bimbingan klasikal

b)     Bimbingan kelompok

c)      Kolaborasi konselor guru

d)     Kolaborasi orang tua

e)     Teknik lainnya

 

 

2.      Layanan Responsif

 

Layanan responsive adalah layanan bimbingan yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan yang dirasakan sangat penting oleh siswa pada saat ini. Layanan ini lebih preventif atau mungkin kuratif. Isi layanan responsive adalah :

a)     Bidang pendidikan

b)     Bidang belajar

c)      Bidang social

d)     Bidang pribadi

e)     Bidang disiplin

f)       Bidang narkotika

g)     Bidang perilaku seksual

Strategi, teknuk, dan manajemen

a)     Konsultasi

b)     Konseling individu

c)      Konseling krisis

d)     Rujukan

e)     Bimbingan teman sebaya

f)       Teknik lainnya

3.      Layanan Perencanaan Individual

 

Layanan perencanaan individual adalah upaya bimbingan yang bertujuan membantu seluruh siswa membuat dan mengimplementasikan rencana-rencana pendidikan, karier, dan kehidupan social pribadinya. Isi dari layanan perencanaa individual adalah :

a)     Bidang pendidikan

b)     Bidang karier

c)      Bidang social pribadi

Strategi, teknik, dan manajemen

a)     Penilaian Individu/Kelompok

b)     Bantuan Individu/Kelompok

c)      Teknik lainnya

4.      Dukungan Sistem

 

Dukungan system adalah kegiatan-kegiatan manajemen yang bertujuan untuk memantapkan, memelihara, serta meningkatkan program bimbingan.

 

Srategi, teknik, dan manajemen

a)     Pengembangan Profesi Konsultasi, Kolaborasi

b)     Sistem manajemen

c)      Kesepakatan

d)     Evaluasi akuntabiliti

E. Bimbingan

  1. Bimbingan pribadi, yaitu bidang layanan pengembangan kemampuan mengatasai masalah-masalaah pribadi dan kepribadian, berkenaan dengan aspek-aspek intelektual, afektif dan motorik.
  2. Bimbingan soaial, yaitu bidang layanan pengembangan kemampuan dalam mengatasi masalah-masalah social, dalam kehidupan keluarga, disekolah, maupuin di masyarakat juga upaya dalam berinteraksi dengan masyarakat.
  3. Bimbingan kariet, yaitu layanan yang merencanakan dan mempersiapkan masa depan karier peserta didik.
  4. Bimbingan belajar, yaitu layanan untuk mengoptimalkan perkembangan dan mengatasi masalah dalam proses pembelajaran.

 

 

F. Kegiatan pendukung

  1. Aplikasi instrumentasi, yaiitu kegiatan pendukung berupa pengumpilan data dan keterangan tentang peserta didik dan lingkungan yang lebih luas yang dilakukan baik dengan tes maupun non tes.
  2. Himpunan data, yaitu kegiatan untuk menghimpun seluruh data dan keterangan yang relevan dengan keperluan pengembangan peserta didik.
  3. Konferensi kasus, yaitu kegiatan bimbingan dan konseling untuk membahas permaslahan yang dialami oleh peserta didik dalam suatu forum pertemuan yang dihadiri oleh berbagai pihak yang diharapkan dapat meberikan penyelesaian.
  4. Kunjungan rumah, yaitu kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh data, keterangan, kemudahan, dan komitmen bagi pemecaha masalah yang dialami peserta didik melalui kunjungan rumahnya.
  5. Alih tangan kasus, yaitu kegiatan bimbingan dan konseling untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat dan tuntas terhadap masalah yang di alami peserta didik dengan memindahkan penanganan ke pihak yang lebih kompeten dan berwenang.
  6. Terapi kepustakaan. Yaitu kegiatan pemecahan masalah dengan buku.

G. Tempat Kegiatan

 

Dapat dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas.

 

H. Volume Kegiatan

  • Layanan dasar (30-40%)
  • Layanan responsive (15-25%)
  • Layanan perencanaan individual (25-35%)
  • Dukungan system (10-15%)

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *