{"id":76,"date":"2023-03-06T01:59:44","date_gmt":"2023-03-06T01:59:44","guid":{"rendered":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/?p=76"},"modified":"2023-03-06T04:41:47","modified_gmt":"2023-03-06T04:41:47","slug":"bahaya-merokok-dan-dampaknya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/?p=76","title":{"rendered":"Bahaya Merokok dan Dampaknya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong>BAHAYA ROKOK DAN DAMPAKNYA<\/strong><\/p>\n<p>a. Pengertian Rokok<br \/>\nMenurut Wikipedia, Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya. Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokokakan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru,jantung<br \/>\nAda banyak bentuk rokok, diantaranya :<br \/>\n1. Rokok Kretek Batang, yaitu tembakau yang dibungkus kertas, ada yang kretek dan filter<br \/>\n2. Rokok Cerutu, yaitu Sejenis rokok dengan tembakau murni dalam bentuk lembaran.<br \/>\n3. Rokok Pipa\/Canglong, yaitu rokok dengan tembakaunya langsung dimasukkan ke dalam<br \/>\npipa lalu dibakar<br \/>\n4. Rokok Shisa, yaitu rokok ini lebih dikenal dengan rokok arab yang tembakaunya dicampur<br \/>\ndengan buah-buahan<br \/>\n5. Rokok Susur, yaitu tembakau yang langsung dihisap dan dicampur daun sirih, kapur dan<br \/>\npinang<br \/>\n6. Rokok Kunyah\/Permen, yaitu produk tembakau yang dihisap seperti permen<br \/>\n7. Rokok Elektrik, yaitu e-cigarette. Sebuah inovasi baru dari bentuk rokok tradisional<br \/>\nmenjadi rokok modern.<\/p>\n<p>Jenis-jenis Perokok<br \/>\nBerdasarkan\u00a0jenisnya perokok dibedakan menjadi\u00a0:<br \/>\n1.\u00a0 Perokok aktif<br \/>\nMereka telah terbiasa dan nyata menghisap rokok dan menanggung sendiri akibatnya.<br \/>\n2.\u00a0 Perokok pasif<br \/>\nMereka sebenarnya tidak merokok namun\u00a0 karena ada orang lain yang merokok<br \/>\ndidekatnya maka \u00a0ia terpaksa harus ikut menghisap asap rokok dengan segala akibatnya.<br \/>\nDampak bagi perokok pasif<br \/>\n\uf0b7 Angina<br \/>\nNyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung<br \/>\n\uf0b7 Asma<br \/>\nMengalami kesulitan bernafas<br \/>\n\uf0b7 Iritasi akibat asap rokok antara lain<br \/>\nIritasi mata, sakit kepala, pusing, tenggorokan, batuk dan sesak nafas.<br \/>\n\uf0b7 Wanita hamil yang merokok atau menjadi perokok pasif, meyalurkan zat-zat beracun<br \/>\ndari asap rokok kepada janin yang dikandungnya melalui peredaran darah. Nikotin<br \/>\nrokok menyebabkan denyut jantung janin bertambah cepat, karbon monoksida<br \/>\nmenyebabkan berkurangya oksigen yang diterima janin.<\/p>\n<p>Berdasarkan\u00a0jumlahnya perokok dibagi menjadi\u00a0:<br \/>\n1.\u00a0 Perokok ringan.<br \/>\nPerokok yang menghabiskan sekitar 1-10 batang rokok per hari.<br \/>\n2.\u00a0 Perokok sedang.<br \/>\nPerokok yang menghabiskan sekitar 10-20 batang rokok per hari.<br \/>\n3.\u00a0 Perokok berat.<br \/>\nPerokok yang menghabiskan lebih dari 20 batang rokok per hari.<\/p>\n<p>b. Zat yang Terkandung dalam Rokok<br \/>\n1. Nikotin<br \/>\nZat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus<br \/>\nmenghisap rokok. Pengaruh bagi tubuh manusia :<br \/>\n\uf0b7 Menyebabkan kecanduan atau ketergantungan merusak jaringan otak<br \/>\n\uf0b7 Menyebabkan darah cepat membeku<br \/>\n\uf0b7 Mengeraskan dinding arteri<br \/>\n2. Tar<br \/>\nBahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa<br \/>\nmenimbulkan iritasi bahkan kanker<br \/>\nPengaruh bagi tubuh manusia :<br \/>\n\uf0b7 Membunuh sel dalam saluran darah<br \/>\n\uf0b7 Meningkatkan produksi lendir diparu-paru<br \/>\n\uf0b7 Menyebabkan kanker paru-paru<br \/>\n3. Karbon Monoksida<br \/>\nGas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen<br \/>\ndalam tubuh.<br \/>\nPengaruh bagi tubuh manusia :<br \/>\n\uf0b7 Mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen<br \/>\n\uf0b7 menghalangi transportasi dalam darah<br \/>\n4. Zat Karsinogen<br \/>\nPengaruh bagi tubuh manusia :<br \/>\n\uf0b7 Memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh<br \/>\n5. Zat Iritan<br \/>\nPengaruh bagi tubuh manusia<br \/>\n\uf0b7 Mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru<br \/>\n\uf0b7 Menyebabkan batuk.<\/p>\n<p>c. Bahaya yang Di Timbulkan Akibat Merokok<br \/>\nAdapun beberapa bahaya dan akibat yang di timbulkan oleh rokok bagi kesehatan<br \/>\ntubuh antara lain :<\/p>\n<p>1. Kanker Paru<br \/>\nDiketahui sekitar 90 persen kasus kanker paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini karena asap<br \/>\nrokok akan masuk secara inhalasi ke dalam paru-paru. Zat dari asap rokok ini akan<br \/>\nmerangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan 1 dari 10 perokok<br \/>\nsedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker paru.<br \/>\n2. Kanker Kandung Kemih<br \/>\nKanker kandung kemih terjadi pada sekitar 40 persen perokok. Studi menemukan kadar<br \/>\ntinggi dari senyawa 2-naphthylamine dalam rokok menjadi karsinogen yang mengarah<br \/>\npada kanker kandung kemih.<br \/>\n3. Kanker Payudara<br \/>\nPerempuan yang merokok lebih berisiko mengembangkan kanker payudara. Hasil studi<br \/>\nmenunjukkan perempuan yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5 tahun sebelum ia<br \/>\nhamil pertama kali berisiko lebih besar terkena kanker payudara<br \/>\n4. Kanker Serviks<br \/>\nSekitar 30 persen kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok. Hal ini karena<br \/>\nperempuan yang merokok lebih rentan terkena infeksi oleh virus menular seksual.<br \/>\n5. Kanker Kerongkongan<br \/>\nStudi menemukan bahwa asap rokok merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga<br \/>\nmenyebabkan kanker kerongkongan. Sekitar 80 persen kasus kanker esofagus telah<br \/>\ndikaitkan dengan merokok.<\/p>\n<p>2. Kanker Pencernaan<br \/>\nMeskipun asap rokok masuk ke dalam paru-paru, tapi ada beberapa asap yang tertelan<br \/>\nsehingga meningkatkan risiko kanker gastrointestinal (pencernaan).<br \/>\n3. Kanker Ginjal<br \/>\nKetika seseorang merokok, maka asap yang mengandung nikotin dan tembakau akan<br \/>\nmasuk ke dalam tubuh. Nikotin bersama dengan bahan kimia berbahaya lainnya seperti<br \/>\nkarbonmonoksida dan tar menyebabkan perubahan denyut jantung, pernapasan sirkulasi<br \/>\ndan tekanan darah. Karsinogen yang disaring keluar dari tubuh melalui ginjal juga<br \/>\nmengubah sel DNA dan merusak sel-sel ginjal. Perubahan ini mempengaruhi fungsi ginjal<br \/>\ndan memicu kanker.<br \/>\n4. Kanker Mulut<br \/>\nTembakau adalah penyebab utama kanker mulut. Diketahui perokok 6 kali lebih besar<br \/>\nmengalami kanker mulut dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, dan orang yang<br \/>\nmerokok tembakau tanpa asap berisiko 50 kali lipat lebih besar.<br \/>\n5. Kanker Tenggorokan<br \/>\nAsap rokok yang terhirup sebelum masuk ke paru-paru akan melewati tenggorokan,<br \/>\nkarenanya kanker ini akan berkaitan dengan rokok.<br \/>\n6. Serangan Jantung<br \/>\nNikotin dalam asap rokok menyebabkan jantung bekerja lebih cepat dan meningkatkan<br \/>\ntekanan darah. Sedangkan karbon monoksida mengambil oksigen dalam darah lebih<br \/>\nbanyak yang membuat jantung memompa darah lebih banyak. Jika jantung bekerja terlalu<br \/>\nkeras ditambah tekanan darah tinggi, maka bisa menyebabkan serangan jantung.<br \/>\n7. Penyakit Jantung Koroner (PJK)<\/p>\n<p>Sebagian besar penyakit jantung koroner disebabkan oleh rokok dan akan memburuk jika<br \/>\nmemiliki penyakit lain seperti diabetes melitus.<br \/>\n8. Aterosklerosis<br \/>\nNikotin dalam asap rokok bisa mempercepat penyumbatan arteri yang bisa disebabkan oleh<br \/>\npenumpukan lemak. Hal ini akan menimbulkan terjadinya jaringan parut dan penebalan<br \/>\narteri yang menyebabkan arterosklerosis.<br \/>\n9. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)<br \/>\nKondisi ini menyebabkan aliran darah terhalangi sehingga membuat seseorang sulit<br \/>\nbernapas, dan sekitar 80 persen kasus PPOK disebabkan oleh rokok. Kondisi ini bisa<br \/>\nmenyebabkan terjadinya emfisema (sesak napas akibat kerusakan pada kantung udara atau<br \/>\nalveoli) dan bronkitis kronis (batuk dengan banyak lendir yang terjadi terus menerus)<br \/>\n10. Impotensi<br \/>\nBagi laki-laki berusia 30-an dan 40-an tahun, maka merokok bisa meningkatkan risiko<br \/>\ndisfungsi ereksi sekitar 50 persen. Hal ini karena merokok bisa merusak pembuluh darah,<br \/>\nnikotin mempersempit arteri sehingga mengurangi aliran darah dan tekanan darah ke penis.<br \/>\nJika seseorang sudah mengalami impotensi, maka bisa menjadi peringatan dini bahwa<br \/>\nrokok sudah merusak daerah lain di tubuh.<br \/>\n11. Gangguan medis lainnya<br \/>\nBeberapa gangguan medis juga bisa disebabkan oleh rokok seperti tekanan darah tinggi<br \/>\n(hipertensi), gangguan kesuburan, memperburuk asma dan radang saluran napas, berisiko<br \/>\nlebih tinggi mengalami degenerasi makula (hilangnya penglihatan secara bertahap),<br \/>\nkatarak, menjadi lebih sering sakit-sakitan, menimbulkan noda di gigi dam gusi,<br \/>\nmengembangkan sariawan di usus serta merusak penampilan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BAHAYA ROKOK DAN DAMPAKNYA a. Pengertian Rokok Menurut Wikipedia, Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya. Rokok [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":78,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-76","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-materi-kelas-x"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/76","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=76"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/76\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":77,"href":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/76\/revisions\/77"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/78"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=76"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=76"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bk.man1jepara.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=76"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}